Posted November 18, 2007 by chibi in dood (death).

 

Baru gue sadari bahwa gue sangat menyukai merenung
Membiarkan pikiran gue melayang2 tanpa arah
Tapi lucunya, selalu bermuara ke satu hal Pasti

Baru gue tahu bahwa gue suka bertukar pikiran
Membicarakan hal2 tentang kehidupan
Membicarakan hal2 sepele dan kecil, tapi hakiki dan sarat makna
Hal2 kecil sebelum memahami hal2 besar
Ibarat membangun sebuah rumah
Dimulai dari meletakkan sebongkah batu
Jika hal2 kecil itu saja tidak paham, lalu bagaimana bisa memahami kehidupan?

Sayangnya, orang2 disekeliling gue sepertinya terlalu silau dengan matahari
Mereka terlalu sibuk melihat ke arah matahari, sampai mereka buta
Padahal matahari sangat meyilaukan, sinarnya sangat menyakitkan
Padahal ada tanah di bawah yang mereka pijak
Jika tidak ada tanah, maka apa yang akan menyangga mereka disini
Mengapa mereka masih juga disibukkan dengan berusaha menatap bahkan menggapai matahari yang sangat jauh di atas, sangat panas, dan mematikan?
Meerka terlalu sibuk menatap matahari, mungkin untuk memuaskan diri mereka (yang tentunya tidak akan pernah puas) sampai akhirnya mata mereka buta dan mati
Dan saat mereka telah menjadi mayat, apa yang menyimpan jasad mereka kalau bukan tanah.
Bahkan abu kematian yang diterbangkan angin dan disebar di lautan/sungai akan terbenam kedasar tanah jua

Gue menemukan orang2 yang bisa ‘mendamaikan’ hati dan jiwa gue pada mereka yang dekat dengan tanah
Mereka telah menundukkan matanya dan berpaling menatap tanah yang mereka pijak
Mereka beruntung, karena telah disadarkan
Disaat orang lain berusaha menggapai matahari tapi hanya bisa menggenggam udara kosong
Mereka berjongkok, menyentuh, lalu menggenggam tanah
Kedua telapak tangan mereka penuh dengan tanah
Mereka telah sadar bahwa tanah jauh lebih dekat dengan mereka dan pasti bisa mereka dapatkan daripada matahari

Saat itu mereka menatap dengan mata batin yang paling jernih
Berbicara dengan bahasa malaikat
Mendengar dengan telinga ruhani yang paling bening
Dan setiap tindakannya, terkandung sentuhan ILahi
Gue kepingin seperti mereka
Gue kepingin mereka bisa lebih lama berbicara dengan gue
Membagi ilmu2 dan rahasia2 hidup yang menakjubkan
Bahkan gue dapet dari seorang anak kecil yang usianya jauh dibawah gue

Mereka seperti alien di tengah kumpulan manusia
Dan gue adalah anak yang kebingungan, kehausan dan kelaparan
Mereka dengan jubah putihnya bersinar terang di tengah kerumunan orang
Tapi sama sekali mereka tak dihiraukan, bahkan mereka dicibir dan dihina

Orang-orang lain itu ternyata tidak hanya buta, tapi juga tuli, bahkan sudah gila barangkali
Buta, tuli, dan gila karena matahari yang menyesatkan dan membawa mereka pada kebinasaan tanpa makna…