kudengar tak lagi,
langkah kaki yg mendekat,
getar jemari yg mengetuk,
pun salam yang terbata
.. senyap..
ah! tak ada sesiapa!
wahai Hati,
situasi telah terkendali!
mari
mari
kita berlari sembunyi-sembunyi,
sebelum ada yg datang lagi!
29 Jan
kudengar tak lagi,
langkah kaki yg mendekat,
getar jemari yg mengetuk,
pun salam yang terbata
.. senyap..
ah! tak ada sesiapa!
wahai Hati,
situasi telah terkendali!
mari
mari
kita berlari sembunyi-sembunyi,
sebelum ada yg datang lagi!
28 Jan
28 Jan
teruntuk lelaki dibawah hujan
yang basah oleh impian
menggigil karena kesepian
datanglah
datanglah
datanglah
masuklah dalam karavan
ada segelas cinta dan sepiring kesetiaan
bolehlah kau bawa pulang
jadikan teman seperjalanan
teruntuk lelaki di bawah hujan
28 Jan
penghapusan diri
tidak akan pernah ada lain kali
atau sampai jumpa lagi
waktu kita terhenti
sampai di sini
pemisahan diri
25 Jan
Memelihara kamu, seperti memelihara nCu’
Semalam, ku kuras bak mandi hatiku
Ku taruh sepasang ikan sapu-sapu
Biar tidak ada kata ‘lain kali’
untukmu!
21 Jan
Ada sisa ikan sardin saus pedas di atas tivi
Ada perut lapar yang berkedut-kedut dan bernyanyi-nyanyi
Ada hujan titik-titik yang belum mau berhenti
Ada yg mau mengantarkan sepiring nasi?
20 Jan
mengawali dengan nada
dalam empat senar dan ribuan serat halusnya
pada lekuk yang menciumiku mesra
mengakhiri dengan kata
dalam petuah lama dan kaidah yang kulupa
pada penyair yang begitu besar jiwanya
19 Jan
Aku tidak meninggalkanmu
Hanya pergi darimu
Aku hanyalah kabut itu,
Yang hilang secepat tetes hujan yang terakhir
Kamu tidak akan sempat mengingat namaku,
kekasih…
18 Jan