No ONE

kudengar tak lagi,
langkah kaki yg mendekat,
getar jemari yg mengetuk,
pun salam yang terbata

.. senyap..

ah! tak ada sesiapa!

wahai Hati,
situasi telah terkendali!
mari
mari
kita berlari sembunyi-sembunyi,
sebelum ada yg datang lagi!

Ode to my fellas

Satu perjalananmu telah usai
Selamat meniti jalan yang lain
Kini, kita sampai dipersimpangan
Kelak, semoga dapat bertemu
di persimpangan yang lain
Jikapun tidak, kita tahu selamanya
akan selalu bersisian

I Love You, Fellas!

Mia Fellas La Bellas

Lelaki Hujan

teruntuk lelaki dibawah hujan
yang basah oleh impian
menggigil karena kesepian
datanglah
datanglah
datanglah
masuklah dalam karavan
ada segelas cinta dan sepiring kesetiaan
bolehlah kau bawa pulang
jadikan teman seperjalanan
teruntuk lelaki di bawah hujan

ode 2

penghapusan diri
tidak akan pernah ada lain kali
atau sampai jumpa lagi
waktu kita terhenti
sampai di sini
pemisahan diri

Putus Selamanya

Memelihara kamu, seperti memelihara nCu’
Semalam, ku kuras bak mandi hatiku
Ku taruh sepasang ikan sapu-sapu
Biar tidak ada kata ‘lain kali’

untukmu!

Lapar

Ada sisa ikan sardin saus pedas di atas tivi
Ada perut lapar yang berkedut-kedut dan bernyanyi-nyanyi
Ada hujan titik-titik yang belum mau berhenti
Ada yg mau mengantarkan sepiring nasi?

Mendung

Menghadap rindu dalam pekat

Hujan yang tak jadi

Turun

190110

mengawali dengan nada
dalam empat senar dan ribuan serat halusnya
pada lekuk yang menciumiku mesra

mengakhiri dengan kata
dalam petuah lama dan kaidah yang kulupa
pada penyair yang begitu besar jiwanya

Ode

Aku tidak meninggalkanmu
Hanya pergi darimu

Aku hanyalah kabut itu,
Yang hilang secepat tetes hujan yang terakhir

Kamu tidak akan sempat mengingat namaku,

kekasih…

musiksastracitra = kita

membayangkan kau pulang dengan sebuah gambar,

yang kemudian kutuliskan,

lalu bersama-sama kita senandungkan dalam nada…

musik sastra citra